Abu Masa Lalu
Lokasi penerimaan Lihat di peta ↗
Lokasi penyelesaian Lihat di peta ↗
Ringkasan
Setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, kamu memutuskan kembali ke Inti Stasis Dijiang untuk sekali lagi menggunakan Singularitas Protokol dan masuk ke Dimensi Protokol untuk mencari Laevatain.
Buka
Hadiah
EXP Operasional ×150 EXP Operasional ★★★★★ Menaikkan Level Otoritas Endministrator.
Oroberyl ×600 Oroberyl ★★★★★★ Material buatan yang banyak digunakan untuk merekrut operator.
Rekaman Pertarungan Tingkat Lanjut ×1 Rekaman Pertarungan Tingkat Lanjut ★★★ Material yang akan memberikan banyak EXP untuk menaikkan level operator Lv.1-60. Ikhtisar ›
Set INSP Senjata ×1 Set INSP Senjata ★★★★ Material yang akan memberikan banyak EXP senjata. Ikhtisar ›
Protoprisma ×6 Protoprisma ★★★ Material untuk meng-upgrade skill operator. Ikhtisar ›
T-Cred ×4,250 T-Cred ★★★★ Disingkat TC. Mata uang ini diakui dan digunakan di banyak tempat. Langkah
1 Kembali ke Dijiang dan pergi ke Inti Stasis Lihat di peta
Dialog
Perlica
Endmin, kau sudah kembali.
Perlica
Tolong jaga Laevatain dan ajak dia kemari. Yang terpenting ... kau juga harus kembali dengan selamat, Endmin.
Perlica
Menurut teori, mencari Laevatain di Dimensi Protokol memang ... bisa dilakukan, tapi juga berisiko. Kondisi fisikmu ... agak mengkhawatirkan ....
Perlica
Dipahami. Aku dan Fiona baru saja selesai menyusun rencana.
Perlica
Sederhananya, Laevatain mencari “bukaan” celah yang sesuai. Lalu, dengan memanfaatkan ingatan sebagai petunjuk, dia masuk paksa ke Dimensi Protokol yang cocok.
Perlica
Dia dapat kesempatan dari aktivitas Æther baru-baru ini di Lembah IV. Itulah kenapa dia bisa berinteraksi denganmu, Endmin.
Perlica
Kita bisa pakai cara yang sama ... dengan Singularitas Protokol dan kemampuanmu. Dengan mengikuti jejak reaksi Laevatain terhadap Originium, kau bisa mencari titik lokasi Dimensi Protokol yang didatanginya.
Perlica
Benar. Dimensi Protokol dan reconvener sama-sama punya hubungan denganmu. Pencarianmu yang menyeluruh pasti akan membantu kita menemukannya.
Fiona
Endmin! Kami sudah selesai menganalisis parameter reaksi Originium Laevatain. Kau bisa berangkat kapan saja!
2 Sentuh Singularitas Protokol lagi Lihat di peta
Dialog
Laevatain
Kau ke sini lagi, Endmin. Ternyata aku tak harus menunggu lama.
Laevatain
Tak apa-apa. Hanya saja, aku berjalan jauh sebelum sampai sini.
Laevatain
Ayo. Sebaiknya jangan lama-lama di sini.
Laevatain
Sejauh ini, belum ketemu apa pun. Tapi, aku tak akan menyerah. Kau sendiri bagaimana?
Laevatain
Hmph. Kalau begitu, kita harus penuhi janji kita dan mulai mencari ingatan bersama-sama.
Laevatain
Sepakat.
Laevatain
Tempat apa ini?
Laevatain
“Rumah” .... Tempat yang menyambut kita pulang, bahkan walau kita sudah melupakannya ....
Laevatain
Tapi, aku tak menemukan rumah dalam ingatanku ....
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Aihhhh, kasihan sekali Endmin ini, terpaksa terseret dalam keruwetan masalahmu.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Sudah berkali-kali terjun ke Dimensi Protokol, tetap saja kau tak dapat apa-apa.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Belum paham juga, Laevatain? Kebahagiaanmu itu semu. Kebencianmu itu semu. Bahkan segala yang kaucari pun ... semu.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Itulah sebabnya kau tak akan pernah bisa menemukan “rumahmu”—kau hanyalah cangkang kosong, wadah cantik tanpa jiwa!
Laevatain
Wadah kosong ...?
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Masa lalu Surtr ... bukan urusanmu.
Endministrator
Laevatain! Kau baik-baik saja?
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Aku tak pernah menentangmu. Kau sendirilah yang selalu saja menyakiti diri. Aku hanya berusaha melindungimu—yang kaucari itu hanya akan menghancurkanmu.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Aku ada karena kau mulai meragukan jati dirimu dan kerinduanmu pada ingatanmu.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Kau tak akan bisa temukan sesuatu yang *tak pernah* kaumiliki. Itulah takdirmu. Kau hanya bisa menanggalkan dirimu dan hidup sebagai alat semata.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Menyerahlah. Kenapa tak kauhentikan saja perlawananmu, lalu ambil salah satu kepingan ini ... dan anggap saja itu milikmu?
Laevatain
Sungguh ... omong kosong .... Menyerah? Pfft ....
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Baiklah, mari kita lihat apa yang bisa kaudapatkan ... setelah kau sampai di “rumah” Surtr.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Karena kau sangat bersikeras, akan kubiarkan kau menempuh jalan kehancuran. Pergilah ke Kazdel. Datangilah rumahnya.
Laevatain
Kalau begitu, ini saatnya merebut kembali ingatanku!
Laevatain
Kenapa? Kenapa kau ... menghalangiku?
Radio
Endministrator
Dia ... tak ada.
Endministrator
Aku belum menemukan Laevatain ....
Endministrator
Kondisimu ....
Laevatain
Kakiku agak berat ... tapi aku tak apa-apa.
Laevatain
Untunglah ada kau di sini, Endmin.
Endministrator
Kita ini kan rekan.
4 Kembali ke Dijiang Lihat di peta
Radio
Laevatain
Sudah berjalan sejauh ini, tapi aku belum menemukan apa pun yang bisa kuanggap “kebahagiaan”.
Endministrator
*Tertawa lembut* Mungkin di perhentian berikutnya.
5 Kembali ke Dijiang Lihat di peta
Radio
I
Ilusi Landbreaker
Orang-orang payah itu ada di sini.
Dialog lain
227 Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.
Laevatain
Cih .... Langkahku jadi lambat ....
Laevatain
Kalaupun nyawaku jadi taruhannya, tak ada yang lebih penting selain mencari kebenaran dalam ingatanku.
Laevatain
Aku bisa merasakan keberadaan “rumah” Surtr. Sudah dekat.
Laevatain
Tapi, waktuku menipis .... Aku harus cepat bertindak.
Endministrator
Tunggu!
Laevatain
......
Laevatain
Kau ... menemukanku.
Laevatain
Aku sudah sampai di “rumah” Surtr, tapi ....
Laevatain
Yang kulihat hanyalah seorang gadis yang namanya terlupakan ....
Laevatain
Pengungsi yang menyelamatkan diri dari api peperangan ....
Laevatain
Tangan yang perih dan terbakar nyala api yang membara ....
Laevatain
Keluarga dan rumah yang terselimuti debu dan tak bisa kuingat ... dan banyak lagi ....
Laevatain
Aku sudah lihat setiap kepingan ingatan tentang tempat ini .... Tapi, tak menemukan apa pun .... Apa pun yang bisa memberitahuku tentang “siapa diriku”.
Laevatain
Aku ingin terus mencari ... tapi ... ke mana lagi aku harus mencari ...?
Laevatain
Aku tak ingin menjalani sisa hidupku ... sebagai cangkang kosong ....
Endministrator
Bukan. Kau bukan cangkang kosong.
Endministrator
Akulah saksi eksistensimu.
Laevatain
Eksistensi ... ku?
Endministrator
Kau rekanku—kau membantuku mengatasi kebingunganku dan mengajariku mengenali kepalsuan ....
Endministrator
Aku ingat namamu, apimu, pencarianmu akan kebenaran ....
Endministrator
Semua itu milik Laevatain seorang.
Laevatain
Tapi, bukankah aku ada semata untuk “mencari ingatan”?
Endministrator
Tidak. Justru hidupmu jadi bermakna dengan “pencarian jati diri”.
Endministrator
Aku bisa bantu. Jangan menyerah.
Laevatain
Kau mengorbankan diri ... demi menstabilkan eksistensiku .... Kenapa? Padahal kau baru saja bangkit, dan kau harus melawan musuh yang hebat ....
Endministrator
Karena aku sudah janji akan bantu mencari ingatanmu.
Endministrator
Dan membantu Si Bos Amnesia lain sepertiku ... itu tak perlu dipertanyakan lagi.
Laevatain
Inilah ... jawaban “Surtr” ....
Endministrator
Ayo kita lihat.
L
Laevatain & Endministrator (Laevatain, Endministrator)
Surtr .../Laevatain ...
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator B)
Selamat atas perayaan satu tahunmu di Rhodes Island! Kau senang di sini?
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Rhodes Island adalah rumahmu. Kami juga sudah siapkan tiga kerat es krim, bisa kauambil di Divisi Pengadaan. Minggu ini tak ada operasi medan. Nah, nikmatilah waktu istirahatmu.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator B)
Kami tahu kau suka kebebasan yang seru, jadi kami belikan papan skate sebagai hadiah!
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator D)
Koktail anggur merah lava siput spesial—superdingin dengan nitrogen cair! Tenang, ini aman, kok. Kali ini, tak ada tambahan bahan reagen kimia ... sepertinya, sih.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator C)
Mau ikut pesta lanjutan di Segelas Lagi? Atau menikmati udara segar di dek atas?
S
Surtr
Tempat ini rumahku. Jadi, kenapa pula aku harus terobsesi mencari rumah terakhirku yang dulu?
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Album ini adalah antologi semua operasi yang kita jalankan bersama! Kalau kesulitan menemukan masa lalumu, tenang sajalah karena semua orang di sini siap membantu meraih masa depanmu.
S
Surtr
Sepertinya, orang-orang yang tak punya masa lalu ... juga bisa memilih untuk fokus pada masa kini.
Laevatain
Andai aku juga melihatnya saat bangkit, apa aku juga akan memilih jalan yang berbeda ...?
Endministrator
Sayang sekali ... tapi, dengan ini, kau juga jadi bisa memilih dengan bebas.
Endministrator
Kau bisa pilih cara untuk “menembus” ingatanmu.
Laevatain
Pilihan ....
Laevatain
Dia memilih Rhodes Island menjadi “rumahnya”.
Laevatain
Kurasa aku bisa paham sensasi itu. Tempat berisik yang penuh kesibukan, tapi juga hangat dan ... menarik.
Laevatain
Itulah sebabnya dia menyerah ... karena kini, menemukan masa lalunya sudah tak penting lagi.
Laevatain
Tapi, aku tak seperti itu. Aku belum menemukan orang-orang atau hal-hal yang bisa membuatku menyerah mencari ingatanku.
Laevatain
Aku belum menemukan “Rhodes Island”-ku sendiri di Talos-II.
Endministrator
Mungkin ... kau bisa temukan Endfield-mu sendiri?
Laevatain
... Wah, langsung todong, nih? Tak kusangka kau licik juga, Endmin.
Endministrator
Kalau kau memang mau saja, sih.
Laevatain
Hmph. Kuterima ajakanmu.
Endministrator
Sepertinya kau sudah temukan solusinya.
Laevatain
Ini baru permulaan.
Laevatain
Akankah aku bebas dari rawa ingatan ini ... itu tergantung pada apa yang kutemukan di Endfield.
Endministrator
Ini janjiku sebagai Endministrator: Endfield akan menjadi “rumahmu”.
Laevatain
Rumah ....
Laevatain
Baiklah. Kuharap kau bisa pegang janjimu.
S
Surtr
Rhodes Island .... Tempat yang menyambutku pulang kapan saja. Tempat yang memperbolehkanku berbuat apa saja yang kumau.
Laevatain
... Seperti itu “jawabanmu”, ya ....
S
Surtr
Bagus. Akhirnya kau menurut. Sekarang, kau bisa berpamitan kepada raksasa membara, dirimu yang dulu itu.
Laevatain
Perjalanan dan petualangan .... Apa akhirnya dia menyerah dan berhenti mencari ingatannya gara-gara ini?
S
Surtr
Aku tak peduli berapa banyak orang yang pernah membawamu. Aku akan jadi yang terakhir.
S
Surtr
Mulai sekarang, kau harus patuh kepada satu suara saja. Suara Surtr—suaraku.
S
Surtr
Dan kalau kau berani memerintahku, akan kubinasakan kau, dengan kekuatanmu sendiri.
S
Surtr
Kau akan ikut dalam perjalananku. Kita akan makan enak dan menghajar orang-orang yang pantas dihajar.
S
Suara Raksasa Membara (Flaming Giant)
Berlututlah kepadaku! Jadilah Utusan Api!
S
Surtr
Tidak.
S
Suara Raksasa Membara (Flaming Giant)
Kalau begitu, kau tak akan bisa pergi!
S
Surtr
Ooh. Ternyata kau bisa merasakan dinginnya. Artinya, es krimmu harus tambah lagi.
Laevatain
Segala rasa frustrasi dan duka dari ingatan-ingatan itu .... Beginilah segalanya berakhir dalam damai.
S
Suara Raksasa Membara (Flaming Giant)
Es dinginnya ... sensasinya yang seperti menggigit ... rasa manisnya ....
S
Suara Raksasa Membara (Flaming Giant)
Konyol .... Tapi, kenapa sensasi ini ... terasa sangat nyaman ....
S
Surtr
Tidak. Hanya saja, aku dengar tentang mesin es krim canggih mereka. Harus kucoba.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator B)
Maaf, Operator Surtr. Dapur kafetaria kehabisan es krim .... Tapi, kloter darurat sedang diproduksi! Tunggu sebentar, ya!
S
Surtr
Tak apa. Aku bisa tunggu.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator C)
Surtr! Operasi medanmu berikutnya ke mana?
S
Surtr
Sepertinya Laterano.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator C)
Kau mau memvalidasi ingatan?
Laevatain
Ini ingatan saat dia bergabung dengan Rhodes Island .... Ingatan ini ... dianggapnya sangat penting.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Kau ingin pakai nama sandi tertentu?
S
Surtr
Panggil saja aku Surtr.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Analisis klinis memastikan bahwa kau terinfeksi Oripati.
S
Surtr
Aku tak tahu cara pakai Arts.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Tak usah. Kami sudah cukup paham potensimu. Selamat datang di Rhodes Island.
S
Surtr
Semoga saja kalian tak membuatku bosan.
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Jangan khawatir. Klausul dan ketentuan kami ... tidak ketat.
S
Surtr
Tapi, aku bisa atasi masalah apa pun. Perlu kutunjukkan?
S
Suara Operator Rhodes Island (Rhodes Island Operator A)
Asimilasi Sel-Originium sebesar 1%. Tak ada tanda-tanda infeksi pada permukaan tubuh. Kepadatan Kristal Originium dalam Darah sebesar 0,10u/L, tapi Asimilasi Originium Arts-nya ....
Laevatain
Sepertinya ada sesuatu yang jahat yang menyusun kembali labirin ingatan ini.
Laevatain
Ingatan memang tak mudah dikesampingkan ... biasanya menyeruak lagi sebagai musuh.
Laevatain
Bersiaplah menghadapi masa lalu. Kalau pikiran kita tak berhasil bebas, bisa jadi akan terkurung di sini selamanya.
Laevatain
Sekarang, dia ingin “menahan” kita di sini.
Laevatain
Mungkin kita anggap saja “salam perpisahan terakhir” kita.
Laevatain
Kita hanya perlu lakukan satu hal—
Laevatain
Putuskan semua ikatan dengan sisa-sisa masa lalu, lalu bakar sampai jadi abu.
Endministrator
Ada apa di dasarnya ...?
Laevatain
Ujung labirin.
Laevatain
Dan muara tempat bertemunya semua ingatan yang tersisa.
Laevatain
Baiklah, pertarungannya harus kita buat seru.
Laevatain
Endmin, kenapa reconvener butuh ingatan orang lain dari masa lalu ...?
Laevatain
Kalau begitu, bagaimana denganku? Bagaimana dengan ingatanku?
Laevatain
Mungkin alasan itu hanya berlaku untukku.
Laevatain
Rupanya, inilah Dijiang ....
Laevatain
Tunjukkan tempat yang tadi kita lihat di labirin itu.
Laevatain
Agak berbeda dari Rhodes Island.
Laevatain
Bagus sekali.
Laevatain
Ya. Untuk awal yang baru.
Laevatain
Mulai sekarang ....
Laevatain
Aku akan jadi Laevatain, dan memenuhi janji kepada rekanku.
Laevatain
Aku tahu. Jadi, kau harus ciptakan ingatan baru untukku.
Laevatain
Aku bisa jadi operatormu, pedangmu, dan apimu.
Laevatain
Sebagai gantinya, aku ingin perjalanan yang unik ... petualangan yang unik, dan ... “rumah” yang unik.
Laevatain
Dengan begitu, aku akan punya Endfield-ku sendiri.
Laevatain
Tempat yang bisa membuatku melupakan ingatan-ingatanku.
Endministrator
......
Laevatain
Apa? Terlalu berlebihan?
Endministrator
Di sini, kau tak akan kecewa, Laevatain.
Laevatain
Aku pun tak akan mengecewakanmu, Endmin.
Laevatain
Ginny? Itu nama gadis kecil ini?
Laevatain
Angin berembus lembut ... padang rumput sunyi ... aku tidur siang di sana.
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Hai, Kakak Cantik. Kau suka bunga apa? Petik saja!
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Ayo main denganku! Kita bisa buat warna dari kelopak bunganya, lalu menggambar semua orang!
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Kau suka bunga?
Laevatain
Kelopak bunga membelai wajahku, harumnya tercium samar.
Laevatain
Ironisnya, ini hanyalah salah satu dari sekian banyak kepingan yang bukan ingatanku.
Laevatain
Benar, tapi ini juga salah satu ingatan paling indah yang tersimpan dalam benakku.
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Jadi, kau pernah lihat bunga yang membuatmu bahagia?
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Yang itu tak bisa! Di tempat itu tak ada bunga!
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Tidak! Di sana hanya ada orang-orang seram bermuka pipa!
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Hmmm .... Apa yang seperti itu akan kauanggap kebahagiaanmu sendiri?
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Jangan menyerah! Terus cari!
Laevatain
Ah ... terima kasih.
Laevatain
Bunga .... Aku ingat sesuatu ... dulu, saat belum ada api, pertarungan, ataupun pedang di sisiku.
Laevatain
Masa-masa paling tenang yang bisa kuingat.
Laevatain
Inikah musuhmu?
Laevatain
Musuh .... Ada banyak musuh dalam ingatanku.
I
Ilusi Landbreaker
*Bergumam*
Laevatain
*Berdesah* .... Mungkin ....
I
Ilusi Landbreaker
Kau! “END-MINI-STRATOR”, hah? Kenapa kauperlakukan kami seperti musuh?
I
Ilusi Landbreaker
Masih saja memimpikan kebohonganmu? Akan kami kubur kau, “PENYELAMAT”!
I
Ilusi Landbreaker
MEMBANTU?! Bohong! SEMUANYA BOHONG! Itu cuma alasan menghibur dirimu yang pelupa itu!
I
Ilusi Landbreaker
*Bergumam* Dasar boneka! Dunia Originium lama sudah tamat! Masa depan ada dalam Æther!
I
Ilusi Landbreaker
Usaha .... Usahamu tak ada gunanya!
I
Ilusi Landbreaker
AKAN KUHABISI KALIAN!
Laevatain
Diam. Kalau tidak, kubakar kau sampai jadi abu, sekarang juga.
Laevatain
Yang kurasakan hanyalah amarah, rasa malu, dan frustrasi yang begitu pekat ....
Endministrator
Tempat ini ....
Laevatain
Ada yang kauingat?
Laevatain
Kalau begitu, kita periksa ada apa di sekitar.
Laevatain
Memang .... Tapi, cedera fisik sama sekali tak ada apa-apanya dibandingkan ingatan yang hilang.
Laevatain
Benar. Kita harus maju bersama.
Laevatain
Aku tak pernah berkutat dengan petunjuk yang terlambat muncul. Aku terus berjalan saja dan tak pernah berpaling ke belakang ....
Laevatain
Begitulah caraku menemukan jati diriku ....
Laevatain
Menurut instingku, jawaban yang kucari bisa ditemukan di sini ....
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Dia ...? Coba jelaskan warna dan ronanya.
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Tak ada orang yang warnanya seperti itu. Aku hanya ingat langit biru cerah di Sami setelah salju turun.
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Belum pernah lihat. Aku hanya ingat tunas-tunas hijau lembut yang tersiram lelehan salju.
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Oh, aku tahu. Itu dia .... Rona warnanya seperti perang, dan dia berjalan di tengah kami.
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Lanjutkan perjalanan dan kejar dia.
I
Ilusi Warga (Illusion B)
Apa yang kaulihat?
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Siapa nama ... orang yang kaucari itu?
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Seorang pengunjung yang bernama seperti itu ... tergesa-gesa meninggalkan reruntuhan sambil berdesah.
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Itu bukan dia. Entitas itu sudah tak punya tempat lagi di sini.
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Sayang sekali, sepertinya ini bukan tempat yang tepat ... untuk mencari tahu tentang dirimu sendiri.
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Kejar dia, tapi waspadai kedalaman di bawah kakimu.
I
Ilusi Warga (Illusion C)
Aku tak kenal kau. Ada perlu apa kemari?
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Gadis pembawa api .... Kenapa dia di sini?
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Tidak. Dia sama sekali tak keberatan menyakiti diri dalam pencariannya.
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Itu dia. Dia juga menanyai semua orang, apa mereka pernah lihat gadis yang mirip dia.
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Coba pikirkan. Dia tak peduli tentang kebencian. Yang paling penting baginya hanyalah “jati dirinya”.
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Silakan saja kunjungi dia di rumahnya. Tapi, jangan lama-lama. Dia sangat letih.
I
Ilusi Warga (Illusion D)
Akhirnya kau datang juga.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Kau sudah tahu apa yang akan menimpa Laevatain. Kenapa kauambil risiko terjun ke Dalam? Memangnya dia siapamu?
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Jangan masuk lebih jauh.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Hentikan pencarianmu, dan jangan jadi seperti Laevatain. Dia mengabaikan risiko tanpa pikir panjang, dan bakalan mati karenanya.
Endministrator
Hmph, akan kubawa dia keluar dari sini dengan selamat.
Endministrator
Ini ....
Laevatain
Jangan tengok ke belakang lagi. Ingatan di belakang sana sudah tak ada gunanya.
Laevatain
Terus lari saja dan lompat.
Laevatain
Kalau cermin jatuh, kacanya pecah jadi serpihan-serpihan yang bisa menggoreskan luka.
Laevatain
Sayang sekali, aku harus meninggalkan apa yang selama ini kucari. Tapi, kalau memang terpaksa, kita bakar saja semua sampai jadi abu.
Laevatain
Ingatan .... Aku harus meninggalkan kalian sekarang.
Laevatain
Hati-hati melangkah. Jangan sampai tenggelam dalam kedalaman ingatan.
Laevatain
Biarlah segalanya terbakar.
Laevatain
Apa lagi yang ditinggalkan Surtr ...?
Laevatain
Ayo jalan. Jangan buang-buang waktu.
I
Ilusi Ginny (Ginny)
Ayo main denganku!
Laevatain
Sepertinya ini ingatanmu saat di Talos-II, tapi tak ada hubungannya denganku.
Endministrator
Mungkin kau juga bisa meninggalkan sesuatu di Talos-II.
Laevatain
......
I
Ilusi Endfielder (Illusion of an Endfielder B)
Selamat datang kembali, Endmin!
Endministrator
Laevatain, kau ....
Laevatain
......
Endministrator
Dia pasti meninggalkan jejak, entah di mana ....
S
Suara Surtr
Serpihan Feranmut? Masa bodoh. Diam sajalah.
S
Suara Surtr
Kita akan bersama hingga lama. Percayalah kepada pedangku.
S
Suara Surtr
Ah, aku terluka. Aduh. Telapak tanganku lecet. Tak kusangka aku bakalan lengah sampai-sampai bisa disergap Siput Originium.
S
Suara Surtr
Kalian banyak membantuku dalam pertarungan .... Terima kasih, Tim Medis.
S
Suara Surtr
Liburan di pantai .... Pakaian renang ini juga untukku?
S
Suara Surtr
Sebaiknya sisakan tempat. Aku akan bawa suvenir untuk Rhodes Island.
S
Suara Surtr
Ingatan sejak aku masuk Rhodes Island terasa sangat berbeda. Rasanya lebih nyata.
S
Suara Surtr
Maksudmu, kau bisa kupercayai?
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Dia ingin istirahat. Biarkan dia tidur.
S
Suara Pria Asing (Sarkaz A)
Sarkaz. Bangsa terkutuk. Orang-orang tanpa asal-usul.
S
Suara Pria Asing (Sarkaz A)
Kami ditakdirkan tak punya apa pun di dunia yang dikacaukan Originium.
S
Suara Pria Asing (Sarkaz A)
Di Negeri yang bersimbah darah dan perang, kami ditakdirkan menghadapi kehancuran demi kehancuran.
S
Suara Pria Asing (Sarkaz A)
Kami tak punya rumah lagi, karena rumah kami telah tandus dan terkucil.
S
Suara Surtr
Meteorit, tunggu aku di luar dan jaga pintu masuknya!
S
Suara Surtr
Ingatan masa laluku sepertinya mulai pudar .... Tapi, rasanya tak apa-apa.
S
Suara Surtr
Aku sama sekali tak keberatan mengisi pikiranku dengan ingatan-ingatan baru.
Laevatain
Ah. Ini kepingan milikku yang hilang ....
Laevatain
Ini bisa memulihkan kekuatanku.
P
Pria yang Khawatir (Sarkaz B)
Jangan nangis terus. Nanti Wendigo muncul saat malam dan melahapmu.
W
Wanita yang Lembut (Sarkaz C)
Jangan takut-takuti dia begitu. Besok hari ulang tahunnya. Dia belum pernah lihat dunia luar.
P
Pria yang Khawatir (Sarkaz B)
Setelah dia dewasa nanti, mungkin matahari akan kembali menyinari tempat ini.
P
Pria yang Khawatir (Sarkaz B)
Tapi, sekarang ...? Maaf, Sayang.
P
Perempuan yang Cemas (Sarkaz C)
Perang saudara meletus, dan pertempurannya merembet sampai sini.
P
Pria yang Khawatir (Sarkaz B)
Aku tahu .... Mereka berniat membalaskan dendam lama ... dan nyawa anak-anak itu mungkin tak akan diampuni ....
P
Pria yang Khawatir (Sarkaz B)
Mereka menyuruhku menempa senjata mereka. Tapi, anak kita ....
P
Perempuan yang Cemas (Sarkaz C)
Dia masih kecil! Kita mungkin tak bisa menghindari bencana ini, tapi demi anak kita ....
P
Pengirim Siaran yang Panik (Panicked Caller)
Kalau kau bisa dengar panggilan darurat ini, tolong jawab di frekuensi ini! Kami tak bisa kirim komunikasi ke luar Gerbang ... komunikasi kami dengan Terra terputus! Saluran utamanya mati!
P
Pengirim Siaran yang Panik (Panicked Caller)
Serangan di Sektor Σ jauh lebih parah dari dugaan. Pusat Kontrol terputus. Seluruh tempat ini mungkin sudah ... hancur.
P
Pengirim Siaran yang Panik (Panicked Caller)
Kami berusaha menutup jalan, tapi selalu saja gagal. Makhluk-makhluk itu ... membanjiri seluruh lantai. Orang-orang kami hilang satu per satu ....
P
Pengirim Siaran yang Panik (Panicked Caller)
Kabari yang lainnya! Musuh kita yang sesungguhnya ... jauh lebih mengerikan daripada Aggelos.
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Sepertinya kau sudah ambil pilihan. Menurutmu, itu sudah cukup untuk membuatmu jadi dirimu sendiri?
I
Ilusi Misterius (Illusion of Laevatain)
Kau meninggalkan masa lalu, tapi ingatan-ingatan ini tak akan pernah melepaskanmu.
Laevatain
Silakan coba saja, “masa laluku”.