Harta Karun Bangsawan

Misi Sampingan
Wilayah: Lodespring Asal Operator: Rossi
Lokasi penerimaan Lihat di peta ↗
Lokasi penyelesaian Lihat di peta ↗

Ringkasan

Endmin dan Rossi memutuskan mengambil dua “harta karun” yang diminta sang “Raja” untuk dibarter dengan sampel itu. Yang pertama berada di “wilayah” “Nona Muda Lonceng Angin”.

Buka

Hadiah

EXP Operasional EXP Operasional ×200 EXP Operasional ★★★★★ Menaikkan Level Otoritas Endministrator. Oroberyl Oroberyl ×600 Oroberyl ★★★★★★ Material buatan yang banyak digunakan untuk merekrut operator. Unit Kognitif Dasar Unit Kognitif Dasar ×6 Unit Kognitif Dasar ★★★★ Material yang akan memberikan sejumlah EXP untuk menaikkan level operator Lv.61-90. Ikhtisar › Set INSP Senjata Set INSP Senjata ×1 Set INSP Senjata ★★★★ Material yang akan memberikan banyak EXP senjata. Ikhtisar › Protohedron Protohedron ×2 Protohedron ★★★★ Material untuk meng-upgrade skill operator. Ikhtisar › T-Cred T-Cred ×5,000 T-Cred ★★★★ Disingkat TC. Mata uang ini diakui dan digunakan di banyak tempat.
Audio

Pilih bahasa audio

Suara dialog misi hanya tersedia di CN / EN / JP / KR. Pilih satu untuk pemutaran di bahasa Anda saat ini.

Langkah

1 Cari “Nona Muda Lonceng Angin” Lihat di peta

Dialog

Rossi
Mana yang namanya Nona Muda Lonceng Angin?
?
???
Hah ...? Siapa kalian?!
Rossi
Ehem .... Kami dapat perintah dari Paduka Raja untuk mengunjungi ... Yang Mulia Nona Muda Lonceng Angin. Bolehkah kami tahu keberadaan sang Nona Muda yang mulia?
?
???
Ah. Jadi, kalian yang ingin membuat kesepakatan dengan Raja kami. Akulah Nona Muda Lonceng Angin .... Sebenarnya, harus kubilang akulah yang seharusnya jadi Nona Muda ....
Rossi
Apa maksudmu?
“Nona Muda Lonceng Angin”
Sttt—Jangan takuti anak ini.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Menurut hukum kami, hanya yang punya Harta Karunlah yang boleh jadi Bangsawan. Tapi, Tuan Muda Lonceng Angin yang sebelumnya malah menancapkan Pedang Suci yang berharga itu di tempat yang berbahaya.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Aku harus dapat pedang itu! Kalian bisa bantu aku?
Rossi
Kau bisa pinjamkan pedang itu?
“Nona Muda Lonceng Angin”
Pedang itu milikku! Ambilkan itu untukku atau aku tak mau bicara lagi!
Rossi
Baiklah .... Kami akan ambil pedangmu sekarang.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Tak ada yang bisa ambil pedang itu ....
“Nona Muda Lonceng Angin”
Dengar itu? Kita menemukan jalan.
A
Anak Laki-Laki yang Menangis (Crying Little Boy)
*Hiks* .... *Hiks* ....
Rossi
Jadi, itulah harta karunmu .... “Pedang Suci” yang hebat ....

Radio

Rossi
Endmin! Tunggu sampai mereka lelah! Itu saat yang tepat untuk menangkap mereka!
2 Cari “Nona Muda Lonceng Angin” Lihat di peta

Radio

Rossi
Endmin! Lihat! Mereka berhenti di dekat formasi Originium!
3 Cari “Nona Muda Lonceng Angin” Lihat di peta

Radio

Rossi
Ah! Jangan biarkan mereka kabur!
4 Capai kerat kontainer yang tinggi dan ambil “Pedang Suci” Tidak ada penanda

Dialog

“Tuan Muda Ahli Jam”
Hah! Dasar payah! Aku masih tetap Tuan Muda!
Rossi
Endmin cuma mau main-main denganmu, Dik. Kami bisa mengalahkanmu kapan saja.
Rossi
Baiklah, Endmin. Main-mainnya selesai. Saatnya menunjukkan kekuatan kita yang sesungguhnya!
“Tuan Muda Ahli Jam”
Tak ada yang bisa mengalahkan rekorku!
Rossi
Endmin, saatnya perlihatkan kekuatan kita yang sesungguhnya!
Rossi
Ya! Ayo!—Nah, Tuan Muda, kalau kau kalah, jangan nangis ya.
Rossi
Endmin, rekornya adalah menangkap 5 Siput Originium dalam 5 menit. Agar menang, kita harus tangkap 6 dalam waktu yang sama!
Rossi
Siput Originium sangat pemalu. Mereka akan kabur kalau didekati. Mungkin bakalan sulit ditangkap.
Rossi
Tapi, mereka juga istirahat, kok. Biasanya di dekat formasi Originium. Nah, itu saat paling pas untuk menangkap mereka!
Rossi
Kau harus menang dalam permainan ini, Endmin!
Rossi
Kami akan mengalahkanmu dalam permainanmu sendiri, Tuan Muda! Jangan kabur, ya!
5 Bawa “Pedang Suci” kepada “Nona Muda Lonceng Angin” Lihat di peta

Dialog

“Tuan Muda Ahli Jam”
T-tidak mungkin! Kok kalian bisa tangkap banyak sekali siput ...?! Kalian pasti curang!
Rossi
Oh? Sudah kalah, sekarang kau mau ngambek juga?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Kalian ... kalian curang! Ini tak dihitung!
A
Anak Laki-Laki yang Marah
Mereka tidak curang! Kau cuma ngambek karena kalah!
A
Anak Laki-Laki yang Marah
Kami sudah muak denganmu! Kau tak pernah mengizinkan kami menyentuh Perisai! Dan sebagai “Tuan Muda”, kau selalu paksa kami menangkap siput denganmu sepanjang hari.
A
Anak Laki-Laki yang Marah
Lalu, saat akhirnya kalah di Arena, kau bahkan tak mau menepati janji! Kami tak mau main denganmu lagi!
“Tuan Muda Ahli Jam”
Tunggu ...! Berhenti! Kembali ....
Rossi
Sepertinya kau bukan “Tuan Muda” yang baik, Yang Mulia. Kau memang punya Perisai, tapi tak ada yang menganggapmu sebagai “Tuan Muda” sejati.
“Tuan Muda Ahli Jam”
A-aku hanya ingin main dengan mereka ....
Rossi
Kalau tak bisa tepati janji, mana bisa kaupertahankan temanmu?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Teman-teman, kembali! Ini semua salahku! Kalian boleh main pakai “Palu Kristal” punyaku! Jangan pergi, dong!
“Tuan Muda Ahli Jam”
A-aku tak butuh Perisainya lagi. Ambil saja, nih!
Rossi
Ya ampun! Main dengan anak-anak ternyata seribet ini, ya?
Rossi
Catello termasuk, tidak? Aku pernah berburu dengannya di lahan perburuan ....
Rossi
Oh, iya. Sekarang kita sudah punya semua “Harta Karunnya”. Saatnya barter dengan sampel kita.

Radio

Rossi
Target berikutnya adalah “Harta Karun” yang disimpan oleh “Tuan Muda Ahli Jam”. Aku jadi penasaran ... orangnya seperti apa, ya?
6 Cari “Tuan Muda Ahli Jam” Lihat di peta
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi berhasil mendapatkan “Harta Karun” pertama yang diinginkan sang “Raja”. Harta karun kedua berada di “wilayah” “Tuan Muda Ahli Jam”.

7 Bicara dengan “Tuan Muda Ahli Jam” Lihat di peta

Radio

Rossi
Kenapa kontainer ini di sini ...? Pantas saja anak-anak itu tak bisa naik. Mungkin para rekan kru tak sengaja menghalangi jalannya.
Rossi
Pasti ada cara untuk memindahkan kontainer-kontainer ini, Endmin. Ayo periksa di sekitar sini!
8 Bicara dengan “Tuan Muda Ahli Jam” Lihat di peta

Radio

Rossi
Ini dia! Pakai ini untuk memindahkan kontainer, lalu kita bisa ambil “Pedang Suci” itu!
9 Bicara dengan “Tuan Muda Ahli Jam” Lihat di peta
10 Bicara dengan “Tuan Muda Ahli Jam” Lihat di peta

Radio

Rossi
“Harta Karun” mereka juga cuma barang biasa.
Rossi
Aku jadi penasaran kenapa “Raja” sangat menginginkannya.
11 Berikan “Pedang Suci” dan “Perisai Tangguh” kepada sang “Raja” Lihat di peta
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi mendapatkan dua “Harta Karun”. Bicaralah dengan “Raja Negeri Bata” dan coba barter “Harta Karun” itu dengan sampel.

Dialog

“Kesatria Kecil yang Nakal”
Raja kami masih di sana ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Kita harus beri tahu orang-orang dewasa!
Rossi
Ada apa ini?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Ah, rupanya kalian! Para utusan Raja!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Tolong selamatkan Raja kami .... Mereka datang .... Banyak penjahat datang ke tempat kami ....
Rossi
Penjahat?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Mereka pasti sekutu jahat si Monster Merah ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Mereka semua pakai topeng ... dan tiba-tiba menyerang tempat kami. Kami kabur lewat jalur rahasia, tapi ... tapi Raja kami masih di dalam.
Rossi
Penjahat bertopeng? Jangan-jangan Bonekrusher? Kenapa Raja kalian tak ikut kabur?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Dia ambil tongkat kerajaan, lalu lari ke istana .... Semua penjahat mengikutinya .... Itu sebabnya kami semua berhasil kabur ....
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kumohon, para utusan yang baik! Selamatkan Raja kami!
Rossi
Semua kehancuran ini .... Sepertinya memang perbuatan Bonekrusher ....
Rossi
Ini sangat gawat, Endmin! “Raja” mungkin dalam bahaya!
Rossi
Perangkat komunikasi? Ide bagus!
Rossi
Dik, ambil ini. Kalian kan sangat hafal tempat ini, jadi kami andalkan bantuan dari kalian.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Oke. Aku juga ingin selamatkan “Raja” kami ....
Rossi
Ayo, Endmin. Kita harus segera berangkat!

Radio

Rossi
Endmin, kita bisa naik dari sini!
12 Masuk ke “Kerajaan Negeri Bata” bersama Rossi Lihat di peta
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi memutuskan masuk ke “Kerajaan Negeri Bata”, menyelamatkan sang “Raja” yang terperangkap di dalam istana, dan mengambil sampelnya.

Radio

Rossi
Lihat. Itu “Pedang Suci” yang disebutkan anak-anak itu.
13 Keluar dari jalur tambang Lihat di peta

Dialog

Rossi
Hmm .... Aku tak lihat ada jalan untuk naik.
Rossi
*Endus* .... Mestinya ada jalan lain. Aku bisa rasakan udaranya bergerak ....
Rossi
*Endus* .... *Endus, endus* ....
Rossi
Sini! Di sini, Endmin!
Rossi
Bagaimana? Penciumanku memang tajam, ‘kan?
Rossi
Hmm .... Terowongannya agak sempit. Sepertinya kau tak bisa lewat, Endmin.
Rossi
Tenang saja. Biar kuurus! Akan kucari jalan lain.

Radio

Rossi
Ada karangan bunga di pedang ini. Apa itu untuk hiasan?
Rossi
Ayo bawa pulang. Anak kecil itu sepertinya sangat merindukan pedang itu.
14 Bicara dengan Rossi Lihat di peta

Radio

Rossi
Dua “Harta Karun” .... Apa saja harta karun anak-anak itu, ya?
Rossi
Apa sang “Raja” menginginkan semuanya untuk dirinya sendiri?

Dialog lain

43

Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.

“Nona Muda Lonceng Angin”
Hebat! Kalian berhasil!
“Nona Muda Lonceng Angin”
Lihat, ‘kan? Karangan bungamu sudah ketemu. Jangan nangis, ya. Ayo senyum.
A
Anak Laki-Laki yang Menangis (Crying Little Boy)
Oh .... Kalian berhasil mengambilnya! Itu bunga favorit Mama. *Hikshiks* .... Terima kasih banyak, Yang Mulia.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Ya ampun. Kenapa nangis lagi?
Rossi
Ternyata dia cuma ingin pedang itu karena ada karangan bunganya di sekelilingnya ....
“Nona Muda Lonceng Angin”
Nih. Ambil saja pedangnya. Tak begitu penting untukku, kok.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Seperti yang kaulihat, rakyat tetap memperlakukanku sebagai Nona Muda mereka walau tanpa pedang itu.
Rossi
Tentu saja, Yang Mulia. Kau memang “Nona Muda” sejati.
“Nona Muda Lonceng Angin”
Heh. Sudah mulai gelap, sebaiknya kau pulang. Hati-hati, ya. Ada Monster Merah yang berkeliaran di sekitar sini.
Rossi
Sejak bayi aku sudah pakai pedang sungguhan.
Rossi
Banyak anggota Kawanan mengorbankan diri mereka agar aku bisa hidup. Mana mungkin aku bisa bersikap seperti anak-anak ... dan menghabiskan waktu dengan bermain.
Rossi
Oh, iya. Tinggal satu “Harta Karun” lagi, Endmin. Ayo pergi ke wilayah “Tuan Muda Ahli Jam”!
?
???
BERHENTI! Siapa kalian?
Rossi
Salam. Kami utusan Paduka Raja, dan kami kemari untuk menemui Tuan Muda Ahli Jam yang terhormat. Beliau di mana, ya?
?
???
Raja cengeng itu mengutus kalian kemari? Hahah! Kukira dia mengincar Perisai Tangguhku, tapi tak punya nyali untuk datang sendiri.
Rossi
Oh? Jadi, Perisai itu Harta Karun kedua? Kalau begitu, kau Tuan Muda Ahli Jam?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Jangan menyebutku seperti itu! Itu nama yang bodoh dan kekanakan. Kuubah gelarku jadi “Tuan Muda Binatang Buas”.
Rossi
Baiklah, Tuan Muda. Nah, apa kami boleh minta Perisaimu?
“Tuan Muda Ahli Jam”
TENTU SAJA TAK BOLEH! Menurut hukum kami, harus punya Harta Karun dulu agar bisa jadi Tuan Muda! Artinya, akulah satu-satunya pemilik sah Perisai itu!
“Tuan Muda Ahli Jam”
Asalkan punya Perisai itu, aku tetap jadi Tuan Muda. Tak ada yang boleh mengambilnya!
Rossi
Kedengarannya tak adil. Bukannya semua orang bisa bergantian jadi Tuan Muda atau Nona Muda?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Huh. Kalau mau Perisaiku, kalian harus mengalahkanku di Arena Tangkap Siput!
Rossi
Jadi, kalau bisa tangkap lebih banyak Siput Originium daripada kau di Arena, kami dapat Perisainya, ‘kan?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Itu mustahil. Rekorku tak terkalahkan!
Rossi
Kita lihat saja nanti. Endmin cukup jago soal ini.
“Tuan Muda Ahli Jam”
Kalian menantangku, ya?
“Tuan Muda Ahli Jam”
Begini aturannya. Rekorku adalah menangkap 5 Siput Originium dalam 5 menit. Agar bisa menang, kalian harus tangkap 6 dalam waktu yang sama!
“Tuan Muda Ahli Jam”
Satu lagi! Kalian hanya bisa tangkap Siput Originium di arena yang sudah kutandai. Siput yang ditangkap di luar arena tak akan dihitung!
Rossi
Endmin, Siput Originium sangat pemalu. Mereka akan kabur kalau didekati. Mungkin bakalan sulit ditangkap.
Rossi
Tapi, mereka juga istirahat, kok. Biasanya di dekat formasi Originium. Nah, itu saat paling pas untuk menangkap mereka!
Rossi
Endmin, kita harus kalahkan rekornya agar bisa dapat Perisai itu!
Rossi
Ya! Ayo!—Nah, Tuan Muda, kalau kau kalah, jangan nangis ya.
Rossi
Kami akan mengalahkanmu dalam permainanmu sendiri, Tuan Muda. Jangan kabur, ya!
“Tuan Muda Ahli Jam”
Tak ada yang bisa kalahkan rekorku!
Rossi
Endmin, saatnya perlihatkan kekuatan kita yang sesungguhnya!
Rossi
Ya! Ayo!—Nah, Tuan Muda, kalau kau kalah, jangan nangis ya.
Rossi
Endmin, rekornya adalah menangkap 5 Siput Originium dalam 5 menit. Agar menang, kita harus tangkap 6 dalam waktu yang sama!
Rossi
Siput Originium sangat pemalu. Mereka akan kabur kalau didekati. Mungkin bakalan sulit ditangkap.
Rossi
Tapi, mereka juga istirahat, kok. Biasanya di dekat formasi Originium. Nah, itu saat paling pas untuk menangkap mereka!
Rossi
Kau harus menang dalam permainan ini, Endmin!
Rossi
Kami akan mengalahkanmu dalam permainanmu sendiri, Tuan Muda. Jangan kabur, ya!
Rossi
Aku lihat sekelompok anak di sana! Itu pasti wilayah “Tuan Muda Ahli Jam”!
Rossi
“Raja”, “Tuan Muda”, dan “Nona Muda” .... Rumit sekali permainan anak-anak itu.