Sang Raja dan sang Kesatria

Misi Sampingan Lintas-wilayah
Wilayah: Lintas-wilayah Operator: Rossi
Lokasi penerimaan Tidak ada penanda
Lokasi penyelesaian Tidak ada penanda

Ringkasan

Endmin dan Rossi memutuskan masuk ke “Kerajaan Negeri Bata”, menyelamatkan sang “Raja” yang terperangkap di dalam istana, dan mengambil sampelnya.

Buka

Hadiah

Audio

Pilih bahasa audio

Suara dialog misi hanya tersedia di CN / EN / JP / KR. Pilih satu untuk pemutaran di bahasa Anda saat ini.

Langkah

1 Masuk ke “Kerajaan Negeri Bata” bersama Rossi Tidak ada penanda

Dialog

“Kesatria Kecil yang Nakal”
Raja kami masih di sana ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Kita harus beri tahu orang-orang dewasa!
Rossi
Ada apa ini?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Ah, rupanya kalian! Para utusan Raja!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Tolong selamatkan Raja kami .... Mereka datang .... Banyak penjahat datang ke tempat kami ....
Rossi
Penjahat?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Mereka pasti sekutu jahat si Monster Merah ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Mereka semua pakai topeng ... dan tiba-tiba menyerang tempat kami. Kami kabur lewat jalur rahasia, tapi ... tapi Raja kami masih di dalam.
Rossi
Penjahat bertopeng? Jangan-jangan Bonekrusher? Kenapa Raja kalian tak ikut kabur?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Dia ambil tongkat kerajaan, lalu lari ke istana .... Semua penjahat mengikutinya .... Itu sebabnya kami semua berhasil kabur ....
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kumohon, para utusan yang baik! Selamatkan Raja kami!
Rossi
Semua kehancuran ini .... Sepertinya memang perbuatan Bonekrusher ....
Rossi
Ini sangat gawat, Endmin! “Raja” mungkin dalam bahaya!
Rossi
Perangkat komunikasi? Ide bagus!
Rossi
Dik, ambil ini. Kalian kan sangat hafal tempat ini, jadi kami andalkan bantuan dari kalian.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Oke. Aku juga ingin selamatkan “Raja” kami ....
Rossi
Ayo, Endmin. Kita harus segera berangkat!

Radio

Rossi
Aneh .... Kok berisik sekali di sini? Mereka sedang apa?
2 Tempuh perjalanan melewati “Jalur para Pemberani” Tidak ada penanda
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi harus menempuh perjalanan melewati “Jalur para Pemberani”.

Radio

Rossi
Tinggi sekali .... Ini sangat berbahaya.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Iya, jalurnya memang seram. Biasanya kami pakai kereta gantung.
“Raja Negeri Bata”
Hmm .... Bisa jalan lebih dekat ...?
3 Tempuh perjalanan melewati “Jalur para Pemberani” Tidak ada penanda

Radio

“Raja Negeri Bata”
Sst .... Sepertinya aku dengar sesuatu ....
4 Tempuh perjalanan melewati “Jalur para Pemberani” Tidak ada penanda
5 Kalahkan Landbreaker Tidak ada penanda
6 Masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda
7 Masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Uh ... kenapa dia pingsan di sini? Lalu, ban-ban ini untuk apa?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kita berhasil tangkap penjahatnya?! WOW! Jebakan kita berhasil!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Rasakan. Hahaha!
Rossi
Bagus. Kalian memang hebat.
8 Gunakan “Trampolin Lava Super” untuk menemukan jalan keluar Tidak ada penanda
Pembaruan cerita

Gunakan ventilasi udara naik untuk mempertinggi lompatanmu dan melewati “Zona Lava”.

9 Coba masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda
10 Coba masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Ah, jangan sampai kena lavanya. Aduduh, panas panas panas.
Rossi
Ada yang taruh kerat pasokan di tempat ini ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Yah, siapa pun yang menaruhnya tak pernah mencapai area ini lagi .... Jadi, kurasa keratnya ada di sana selamanya ....
Rossi
Benarkah kalian yang bangun tempat ini? Terlalu hebat untuk anak-anak, lho ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Sebenarnya bukan, sih. Salah satu Raja kami pernah bilang, dulu ini tambang yang dibuat orang-orang dewasa.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Hei, ini bukan tambang! Ini Kerajaan kami! Negeri Bata!
Rossi
Iya, iya. Ini memang Kerajaan.
11 Terus masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Bagaimana kalian bisa menemukan tempat ini?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Ada orang dewasa yang mengajak kami kemari.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Katanya, tempat ini rumahnya. Tapi, dia berikan kepada kami karena dia harus pergi.
Rossi
Memberikannya kepada sekelompok anak kecil? Duh, sangat tak bertanggung jawab.
Rossi
Perbaikan besar seperti ini pasti butuh upaya besar ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Iya. Orang dewasa itulah yang bantu kami membangun semuanya. Dia mewujudkan keinginan semua orang, lho.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Dia Raja Negeri Bata pertama.
Rossi
Lho, kenapa dia malah pergi ...? Aneh sekali.
Rossi
Awas! Bonekrusher!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Mereka pasti penjahat! Mereka sangat jahat!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Banyak Kesatria terluka, dan Raja kami terperangkap di sana! Ini semua gara-gara mereka!
Rossi
Tenang saja. Akan kubuat mereka menyesal.
Rossi
“Komidi putar swiftbeast” .... Kawanan tak pernah punya yang begituan ....
Rossi
Seperti apa cara kerjanya kalau diaktifkan, ya ...?
Rossi
Bonekrusher? Kok mereka bisa sampai sini ...?
Rossi
Mereka berusaha mempelajari tempat ini?
12 Kalahkan Landbreaker Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Endmin! Di sini!
13 Kalahkan Landbreaker
Pembaruan cerita

Jalan menuju “Kerajaan Negeri Bata” terhalang oleh platform besar yang berputar. Anak-anak itu menyebutnya “komidi putar swiftbeast”. Kalian harus menyalakan mesin ini dan membuat platformnya berputar lagi agar bisa melewati tempat ini.

Radio

Rossi
Bagaimana urutan yang benar untuk sakelarnya ...?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Urutannya sudah kami gambar di dinding. Mestinya di dekat sana.
14 Aktifkan “komidi putar swiftbeast” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Bukan yang ini .... Ini cuma “Jenderal” biasa.
15 Naiki “komidi putar swiftbeast” dan lanjutkan perjalanan Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Iiih .... Bukan, yang ini juga bukan ....
Rossi
Mana sih “Jenderal” yang pegang kuncinya ...?
16 Terus masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi memasuki “Gudang Negeri Bata”, tempat anak-anak menyimpan mainan mereka. Tata letak gudang itu rumit. Kalian harus menemukan pintu keluar lain untuk melanjutkan perjalanan.

Radio

“Kesatria Kecil yang Patuh”
Ruby Rebut berulah lagi! Pokoknya lain kali tak akan kuberi camilan!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kuping panjang jahil itu terus-terusan gali terowongan di mana-mana. Kalian harus pakai jalan pintas untuk menyusulnya!
17 Coba cari jalan yang bisa dilewati

Radio

“Raja Negeri Bata”
Hei, jangan cepat-cepat dong jalannya ....
18 Coba cari jalan yang bisa dilewati

Radio

Rossi
Ini tak seperti bintang yang kulihat di Dijiang. Hadeh. Namanya juga anak-anak .... Sangat polos.
19 Coba cari jalan yang bisa dilewati
20 Coba cari jalan yang bisa dilewati

Radio

Rossi
Hmm .... Yah .... Sebenarnya, penduduk bawah tanah sama sekali tak seperti ini.
21 Coba cari jalan yang bisa dilewati

Radio

Rossi
Endmin, “Raja” dalam bahaya. Kita tak boleh membiarkannya begitu saja.
22 Coba cari jalan yang bisa dilewati Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Walau tak percaya, si anak serigala itu masuk ke dalam gua ... dan tiba-tiba, ada bayangan besar di dinding.
23 Terus masuk lebih dalam ke “Kerajaan Negeri Bata” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Kalau begitu, kulanjutkan ceritanya.
Rossi
Si anak serigala itu belum pernah lihat monster seperti itu. Bayangannya menutupi seluruh dinding. Seperti halnya predator, monster itu memandang mangsanya tanpa bersuara.
24 Cari kunci elevator dari “Jenderal Kerat”

Radio

“Raja Negeri Bata”
AAAHHH —!!
25 Cari kunci elevator dari “Jenderal Kerat” Tidak ada penanda
Pembaruan cerita

Anak-anak itu meletakkan banyak kotak dan menganggapnya sebagai prajurit. Kunci untuk memasuki “Istana” ada di dalamnya. Hancurkan kotak-kotak itu dan cari kuncinya.

Radio

Rossi
Si anak serigala itu pun terkejut!
26 Kejar “Ruby Rebut” dan ambil kuncinya Tidak ada penanda

Radio

“Raja Negeri Bata”
AAH! APA ITU?!
Rossi
Akhirnya, kuncinya berhasil direbut. Fyuh, lelahnya.
Rossi
Nah, karena sudah dapat yang kita butuhkan, saatnya masuk ke “Istana Kerajaan”!
27 Kejar “Ruby Rebut” dan ambil kuncinya
28 Naik ke elevator dan pergi ke “Istana” Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Jangan takut. Cuma bayangan Siput Originium, kok. Kami ada di sebelahmu.
29 Naik ke elevator dan pergi ke “Istana” Tidak ada penanda
30 Kalahkan Landbreaker
31 Kawal “Raja” melewati jalur tambang yang gelap Tidak ada penanda
Pembaruan cerita

Endmin dan Rossi berhasil menyelamatkan sang “Raja”, tapi ternyata sangat sulit untuk menyusuri kembali jalur itu. Jalur tambang yang sempit dan gelap tampaknya menjadi satu-satunya jalan keluar. Tapi, “Raja” yang ketakutan malah tak mau bergerak. Kalian harus membangkitkan keberanian anak itu.

Dialog

Rossi
Semua pintu masuk ini kelihatan sama persis .... Bagaimana ini? Apa kita harus coba semua?
Rossi
Nanti jadi lama sekali ....
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Pintu masuknya kelihatan sama semua? Kalian terperangkap di dalam Ruang Harta Karun Benar dan Salah kami!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Aku ingat jalur yang benar adalah .... Eh, mana jalur yang benar, ya?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Lompat keluar? Kuping panjang berwarna kuning? Itu Tuan Emas Kecil. Dia suka main di sekitar panci masak.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Dia ramah kepada siapa saja, lho. Mungkin dia bisa bantu kalian.
Rossi
Endmin, kau yang tentukan arahnya, ya. Aku ikut saja.
Rossi
Sebentar. Ada yang lompat keluar dari panci!

Radio

Rossi
Hmm ... urutannya salah, Endmin.
Rossi
Mungkin sebaiknya kita lihat gambar di dinding lagi, ya?
Rossi
Makhluk kecil itu benar-benar menunjukkan jalan yang benar!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Haha. Kalau begitu, kuberi dia gelar baru: Tuan Emas Agung!
Rossi
Ya! Dia memang bangsawan yang mengagumkan dan hebat!
32 Lanjutkan menyusuri jalur tambang Tidak ada penanda

Dialog

Rossi
Kuping panjang berwarna kuning .... Kau Tuan Emas Kecil yang disebutkan anak-anak itu, ya?
Rossi
Makhluk ini imut banget, Endmin .... Boleh dielus, tidak?
Rossi
Ah! Malah kabur! Ayo kejar, Endmin!

Radio

Endministrator
Lihat ke atas.
Rossi
Ah ....
Rossi
Menakjubkan! Originium-nya tampak seperti bintang-bintang kecil yang gemerlap ....
Rossi
Jadi, anak-anak itu selalu lihat pemandangan indah seperti ini ....
Rossi
Siput ... kuping panjang ... dan tuskbeast. Ini, ya?
Rossi
Endmin, aku tahu urutannya!
33 Lanjutkan menyusuri jalur tambang Tidak ada penanda

Radio

Rossi
Ini ... wahana bianglala?!
Rossi
Ternyata jauh lebih mengagumkan kalau dilihat dari dekat, ya ....
34 Bicara dengan Rossi dan pergi dari “Negeri Bata” Tidak ada penanda
35 Coba berteman dengan “Tuan Emas Kecil”
Pembaruan cerita

Anak-anak itu menyarankan Endmin dan Rossi untuk menggunakan si kuping panjang untuk mencari jalan yang benar. Cobalah untuk berteman dengan makhluk yang mereka sebut “Tuan Emas Kecil” itu.

Dialog

Rossi
*Terkesiap* Si kuping panjang yang jahil itu merebut kunci kita!!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Itu pasti si Ruby Rebut! Makhluk jahil itu memang suka mencuri barang kami!
Rossi
Cepat, Endmin! Jangan sampai dia lolos!
Rossi
Aha! Endmin, kuncinya di sini, nih!

Radio

Rossi
Yang ini juga tak bawa kunci ....
Rossi
Endmin, ayo turun di sini.

Dialog lain

178

Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.

Rossi
Wow ... ini ....
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Ini markas rahasia kami! Kerajaan Negeri Bata!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kami dirikan tempat ini bersama berbagai barang temuan kami!
Rossi
Kereta gantung di sana itu kelihatannya rusak parah ....
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Gawat .... Bagaimana caranya kita masuk ke sana lagi?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Sebentar .... Ada jalan lain. “Jalur para Pemberani” ....
Rossi
Di dekat kereta gantung itu ...?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Benar. Menurut legenda, Raja Negeri Bata pertama menempuh jalur ini dan menemukan markas rahasia kami.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Tapi, jalurnya sangat berbahaya. Tak ada yang berani pakai lagi ....
Rossi
Ayo lewat sana. Kita harus coba.
Rossi
Apa ini? Meja putar untuk troli tambang?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Itu BUKAN meja putar! Itu “komidi putar swiftbeast” kami!
Rossi
Ah, tak ada bedanya.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Duh! Meja putar kan ... meja yang bisa berputar! Sedangkan “komidi putar swiftbeast” kami itu ... wahana seru!
Rossi
Tak perlu bahas detailnya, deh. Sepertinya benda ini tak ada gunanya.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Aliran listrik ke wahana “Swiftbeast” sering terputus .... Kalian harus aktifkan sakelar daya dalam urutan yang benar agar wahana itu bisa berputar.
Rossi
Sepertinya kita harus ikuti arahan mereka untuk melewati tempat ini. Petunjuk untuk memutar “komidi putar swiftbeast” mestinya ada di dinding dekat sini.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Urutannya sudah kami gambar! Ssst .... Bagaimana urutannya ...?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Anu .... Urutannya berima. Sepertinya rima untuk orang dewasa ....
“Kesatria Kecil yang Patuh”
“Kuping panjang makan siput, si tuskbeast malah kentut”
Rossi
Wow! Semuanya berputar!
Rossi
Endmin!
Rossi
Ah ....
Rossi
Aku, anu, aku cuma ... ingin bilang bahwa kita harus naik agar bisa ... segera melewati tempat ini!
Rossi
Tapi, memang iya, kok! Aku benar-benar mau bilang begitu!
Rossi
Ayo, naik!
Rossi
Woah ... banyak sekali kontainer kargonya! Tempat ini bagaikan labirin.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Labirin? Oh, maksudmu Gudang kami, ya?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kalian sudah masuk ke Gudang Besar Kerajaan kami! Di situ kami simpan harta karun paling berharga milik Raja dan rakyat kerajaan! Serta Harta Karun Rahasia Raja Pertama!
Rossi
Tak kusangka anak-anak itu punya banyak ide seru.
Rossi
Hah ...? Bermain dengan serius ...? Aku tak pernah punya pengalaman seperti itu, sih.
Rossi
Aku tak punya waktu untuk bermain ....
Rossi
Anggota Kawanan harus ingat tugasnya. Dan tugasku sekarang ... adalah menyelamatkan “Raja”.
Rossi
Oh, iya. Bagaimana cara melewati tempat ini?
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Kalian bisa cari jalan yang biasanya kami lewati .... Tapi, kalian mungkin ... terlalu tinggi untuk melewatinya ....
Rossi
Ayo cari dulu.
Rossi
Besar sekali tempat ini! Untuk apa pula kerat-kerat itu?
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Hah? Oh! Pasukan kerat! Itu Legiun Bata—prajurit kebanggaan Negeri Bata!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Legiun Bata menjaga Istana Kerajaan. Untuk melewati gerbang istana, kalian harus mengalahkan pasukan itu dan mencari kunci dari jenderal yang menjaganya.
Rossi
Oke .... Bagaimana caranya? Jenderalnya ada lebih dari satu.
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Totalnya ada tiga jenderal. Hanya ada satu yang punya kunci elevator menuju istana. Tapi ... aku lupa dia di mana ....
Rossi
Aduh, lagi-lagi .... Ada banyak kerat di sini ....
Rossi
Oke. Saatnya cari kunci “Istana”!
Rossi
Eh, b-b-b-bukan begitu! Aku cuma khawatir dengan keselamatan “Raja”, kok!
Rossi
Ayo kalahkan kerat-kerat ini dan cari kuncinya!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Tenang saja. Jenderalnya berbeda dari prajurit biasa, kok. Warnanya merah. Salah satu dari mereka bawa kuncinya.
Rossi
Baiklah. Kami akan periksa semua jenderalnya.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kalian di pintu masuk? Jalan terus sampai ke Istana Kerajaan!
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Di Istana, semua Tuan Muda dan Raja menjalankan tugas resmi mereka!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Biasanya, semua orang berkumpul di sana untuk bermain-main. Semoga tak terjadi apa-apa pada istana kami.
L
Landbreaker yang Marah (Landbreaker A)
Temukan mereka semua ... dan habisi mereka ....
L
Landbreaker yang Kejam (Landbreaker B)
Huhhh .... Hrrggghh...
Rossi
Istana ini ... tak seperti yang kauceritakan barusan.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Kalian lihat Raja kami di sana?
Rossi
Bonekrusher juga sedang mencarinya, jadi aku yakin dia masih baik-baik saja.
Rossi
Baiklah .... Siap untuk perburuan sungguhan, Endmin? Kau akan lihat keseruan ala Kawanan.
Rossi
Biar kucium darah segar dari tubuhmu ....
“Raja Negeri Bata”
Itu si .... Si Monster Merah! AAAH! TOLONG!!
Rossi
“Monster Merah”? Kau sangat tak sopan, Dik. Lihat baik-baik, dong. Ini kami!
Rossi
Warna merah yang kaulihat barusan? Itu cuma jubahku! Warnanya jadi tampak lebih cerah saat bertarung.
“Raja Negeri Bata”
K-kawanan penjahat itu tiba-tiba menerobos masuk ke tempat kami. A-aku takut sekali ....
Rossi
Kaupancing mereka kemari agar yang lain bisa kabur, ‘kan? Kau berani.
“Raja Negeri Bata”
Aku ... kakiku gemetaran dari tadi. Kurasa mereka mengincar Berlian Merah, jadi aku ....
Rossi
Baiklah, Dik. Tarik napas, ya. Kau bisa berdiri?
“Raja Negeri Bata”
A-akan kucoba ....
Rossi
Jangan takut. Kalau kawanan penjahat itu kemari lagi, aku dan Endmin akan beri mereka pelajaran.
“Raja Negeri Bata”
Ada ... ada jalan di dekat sini, tapi ....
Rossi
Nah, tunggu apa lagi? Ayo ke sana bersama-sama.
“Raja Negeri Bata”
Tapi, jalannya ... sangat gelap .... Tak ada yang berani lewat sana.
Rossi
Kau kan pemberani, dan orang-orang pemberani tak takut gelap.
“Raja Negeri Bata”
Aku sama sekali bukan pemberani ....
Rossi
Bagaimana kalau bergandengan denganku dan Endmin? Kalau kami temani, apa kau masih takut?
“Raja Negeri Bata”
Oke .... Akan kucoba ....
“Raja Negeri Bata”
B-Baiklah, aku ikut kalian .... Tapi, jangan tinggalkan aku, ya ....
Rossi
Bukan masalah. Ayo pergi bersama.
Rossi
Tak apa-apa, cuma batu yang jatuh. Tak usah takut.
“Raja Negeri Bata”
Di depan sana .... Pasti si Monster Merahlah yang barusan menghancurkan batuannya ....
“Raja Negeri Bata”
Kalau begitu ... pasti kawanan penjahat itu! Mereka datang lagi!
Rossi
Kalau kawanan penjahat itu kemari, kita akan kalahkan mereka!
“Raja Negeri Bata”
Tidak .... Mereka akan menculikku ... lalu mengumpankanku kepada si Monster Merah ....
Rossi
Hmmm ....
Rossi
Endmin .... Dia tak mau bergerak.
Rossi
Semangat ....
Rossi
Berani .... Aha!
Rossi
Bagaimana kalau istirahat sebentar? Kau suka dengar cerita?
Rossi
Saat aku ikut latihan berburu untuk pertama kalinya, Nonno Rozzan bercerita tentang seekor anak serigala.
Rossi
Paduka, begitu ceritanya selesai, kita harus lanjutkan perjalanan.
Rossi
Ini adalah kisah lama yang diceritakan di Kawanan.
Rossi
Dulu kala, ada seekor anak serigala yang hidup sendirian di hutan. Dia menguasai hutan itu. Semua binatang kecil jadi mangsanya. Sungai jadi sumber air minumnya. Dia hidup bebas dan tanpa beban.
Rossi
Tahun demi tahun pun berlalu ... dan si anak serigala itu merasa bahwa tak ada hewan hutan yang sebanding dengannya.
“Raja Negeri Bata”
Hewan yang lebih buas ....
Rossi
Iya. Tapi, si anak serigala itu balas menggeram, “Akulah yang terkuat di sini!”
Rossi
Lalu, si anak serigala mengikuti si kuping panjang ke dalam gua ....
“Raja Negeri Bata”
Ah, aku tak percaya. Mana ada hewan seperti itu ....
Rossi
Lalu, seekor kuping panjang muncul di hutan dan terjebak dalam rahang si anak serigala. Tapi, tepat sebelum dilahap, si kuping panjang itu tiba-tiba berseru bahwa dia pernah lihat hewan yang jauh lebih buas.
Rossi
Si kuping panjang berkata, “Bentuk dan suaranya sangat seram. Wujudnya bisa menyembunyikan matahari, dan aumannya bisa mengguncang seluruh negeri.”
Rossi
Oh, sekarang kau bisa berdiri. Bagus. Kulanjutkan cerita tentang anak serigala itu, ya.
“Raja Negeri Bata”
Iya, ayo lanjutkan!
“Raja Negeri Bata”
AAHHH .... Tidak! Aku tak mau lewat jalan ini lagi!
Rossi
Tak ada Monster Merah. Yang ada hanya Rossi Merah.
Rossi
Ah, akhirnya selesai. Semuanya baik-baik saja?
“Raja Negeri Bata”
Kakak Jubah Merah itu keren banget, lho! Dia berubah jadi kilatan merah dan mengalahkan semua penjahat!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Kilatan merah .... Eh, sebentar. Jangan-jangan Monster Merah itu sebenarnya ...?
“Raja Negeri Bata”
Bukan! Dia pahlawan kita!
A
Anak-anak
Iya! Pahlawan ...! Dia penyelamat kita!
“Raja Negeri Bata”
Ambillah .... Sekarang, Berlian Merah ini milik kalian.
“Raja Negeri Bata”
Terimalah.
Rossi
Tak bisa begitu. Kami sudah janji mau membarternya dengan dua harta karun.
Rossi
Ini dia. Pedang Suci dan Perisai Tangguh Kerajaan ini.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Wow! Mereka benar-benar kembali bawa harta karun!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Kami tak pernah bisa ambil harta karunnya. Banyak Raja dan Ratu sudah mencobanya, tapi mereka semua gagal ....
“Raja Negeri Bata”
Mantap! Sekarang aku punya dua harta karun! Kita bisa menunjuk Tuan Muda Kerajaan ini!
Rossi
Oh, jadi ini alasan kalian menyuruh kami mengambil kembali kedua harta karun itu.
“Raja Negeri Bata”
Hehehe .... Soalnya aku takut, tapi juga ingin ambil harta karun itu untuk teman-temanku ....
“Raja Negeri Bata”
Ehem! Kedua pahlawan ini telah menyelesaikan ujian Negeri Bata, dan mengambil kembali harta karun kita. Sebagai Raja Negeri Bata ke-27—
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Ke-29.
“Raja Negeri Bata”
Ah, iya .... Dengan ini kami nobatkan kalian sebagai Grandmaster Ordo Negeri Bata! Berdirilah! Kesatria Merah! Berdirilah! Kesatria Hitam!
A
Anak-anak
Hidup Grandmaster!
Rossi
Hehe. Terima kasih atas kebaikan hati Paduka.
“Raja Negeri Bata”
Dengan ini, kutetapkan hari ini ... sebagai Hari Peringatan Negeri Bata yang baru! Saatnya main, Teman-teman!
A
Anak-anak
HORE!!!
Rossi
Kalau begitu, kami harus tanya apakah Raja berkenan memberikan harta karun.
“Raja Negeri Bata”
Ehem. Kalau teman-temanku setuju ....
“Raja Negeri Bata”
Hah? Tapi ... tapi masa kepemimpinanku belum selesai!
Rossi
Ehm ... mungkin sebaiknya kami mengantre, ya .... Eh, Endmin ... kau boleh antre duluan.
“Raja Negeri Bata”
Monster! Monsternya muncul! Si Monster Merah!
Rossi
Si anak serigala itu belum pernah direndahkan seperti ini. Dia melolong dengan marah. Auuu—
Rossi
Lalu, lolongan yang mengerikan terdengar dari segala penjuru gua. Sepertinya ada lebih dari satu monster yang menghuni gua itu.
Rossi
Si anak serigala ketakutan dan lari tunggang-langgang dengan panik.
Rossi
Binatang-binatang kecil itu belajar memanfaatkan monster gua itu untuk menakuti si anak serigala. Setiap kali ingat bayangan yang melolong itu, dia akan kehilangan keberanian untuk berburu.
“Raja Negeri Bata”
Lalu, bagaimana ...?
Rossi
Nah, si anak serigala itu pun kelaparan. Langkahnya goyah, tubuhnya terhuyung-huyung saat bergerak. Tak lama kemudian, dia berjalan kembali ke gua itu.
Rossi
Si anak serigala itu melihatnya lagi ... bayangan raksasa yang bergerak. Bayangan itu tampak sudah siap berburu.
Rossi
Heh, raja kecil kita gemetaran seperti anak serigala itu.
“Raja Negeri Bata”
Tapi ... memangnya kau tak takut ...?
Rossi
Sama sekali tidak. Kalau monsternya datang, akan kugigit kepalanya sampai putus!
“Raja Negeri Bata”
Benarkah ...?
Rossi
Iya. Bagaimana? Sudah merasa baikan? Kita lanjutkan ceritanya?
“Raja Negeri Bata”
Ya ....
Rossi
Si anak serigala benar-benar marah. Dia lebih baik mati bertarung daripada mati kelaparan!
Rossi
Tanpa pikir panjang, dia melompat ke arah bayangan itu dengan geram.
Rossi
Tanpa diduga, tubuhnya menembus “dinding” itu dan meninggalkan lubang besar di dalamnya.
Rossi
Ternyata yang namanya “monster” itu cuma sehelai kain putih .... Suara lolongannya? Hanyalah gema dari gua.
“Raja Negeri Bata”
Hah?
Rossi
Begitulah. Kalau dipikir-pikir lagi, hewan buas yang selama ini ditakuti si anak serigala sebenarnya tak pernah ada.
Rossi
Jalurnya habis .... Aku lihat lubang-lubang di tanah yang menyemburkan gas.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Ah! Berarti kalian sudah menemukan Trampolin Lava Super kami!
Rossi
Lava ...? Aku tak lihat lava di mana pun.
“Kesatria Kecil yang Nakal”
Ada beberapa kotak di tanah, ‘kan? Nah, pokoknya apa pun yang ada di luar kotak itu adalah lava. Aturannya sederhana. Capai tempat tertinggi tanpa menyentuh lavanya!
“Kesatria Kecil yang Patuh”
Ikuti urutan kotak yang tepat untuk melompat dan mencapai tempat yang lebih tinggi.
Rossi
Pantas saja mereka menyebutnya “Jalur para Pemberani”.
Rossi
Cepat! Mungkin “Raja” dalam bahaya! Kita harus bergerak, Endmin!
Rossi
Bagaimana menurutmu? Monsternya sama sekali tak seram, ‘kan?
“Raja Negeri Bata”
Iya .... Kau dan Endmin memang keren banget!
Rossi
Ah, itu semua berkat Endmin, kok! Aku masih harus banyak belajar!
Rossi
Jalan keluarnya di depan sana! Kita bisa pakai kereta gantung ini?
“Raja Negeri Bata”
Iya. Ini “Si Berani”, kendaraan kerajaan kami!
Rossi
Baiklah, Paduka Raja yang Pemberani! Bawa kami pergi dari tempat ini.
Rossi
Hmm .... Aku tak lihat ada jalan untuk naik.
Rossi
*Endus* .... Mestinya ada jalan lain. Aku bisa rasakan udaranya bergerak ....
Rossi
*Endus* .... *Endus, endus* ....
Rossi
Sini! Di sini, Endmin!
Rossi
Bagaimana? Penciumanku memang tajam, ‘kan?
Rossi
Hmm .... Terowongannya agak sempit. Sepertinya kau tak bisa lewat, Endmin.
Rossi
Tenang saja. Biar kuurus! Akan kucari jalan lain.
Rossi
Kita sudah dapat sampelnya. Ternyata prosesnya lama sekali, ya.
Rossi
Hmm. Kerajaan pura-pura. Kekanakan sekali! Aku kan sudah dewasa!
Rossi
Tapi ....
Rossi
Seru juga, sih ....
Rossi
Anu .... Endmin ....
Rossi
Aku ingin ... di sini dulu. Boleh, tidak ...?
Rossi
C-cuma sebentar, kok. Aku mengkhawatirkan anak-anak itu. Mungkin ada bahaya lagi.
Rossi
Aku serius .... Aku ....
Rossi
Terima kasih .... Kalau begitu, sampai ketemu lagi, Kesatria Hitam.
Rossi
Tidak! Bukan begitu ...!
Rossi
Yang benar? Tapi, kita masih harus kembalikan sampelnya. Hehe, Endmin. Kutunggu di sini, ya!
Rossi
Huh .... Sulit sekali bergerak dalam terowongan ini .... Aku terpeleset terus dari tadi ....
Rossi
Bahayanya lebih banyak ketimbang kejutan di rimba sungguhan, tapi bisa kuatasi dengan mudah!