Kebebasan Perluasan
Ringkasan
Semua operasi besar untuk saat ini sudah selesai. Teruslah jelajahi dunia Talos-II sebelum operasi berikutnya dimulai.
Buka
Dialog pembuka
25
Chen Qianyu
Kenapa dia sendirian?
Perlica
Mungkin ini jebakan dari Ardashir dan Nefarith.
R
Ruan Yi
Sepertinya sudah terlalu terlambat untuk itu.
Tangtang
Pergi jauh dari sini?
Tangtang
Sekarang kau bersikap seolah masih peduli kepadaku?
R
Ruan Yi
Cukup. Masih ada waktu untuk pergi ....
Tangtang
Pergi? Ke mana? Wuling? Atau tempat yang belum pernah kudengar?
Tangtang
Kak .... Aku tak peduli soal Wuling ... soal Ardashir dan Nefarith juga! Ini masalah kita, dan kitalah yang harus menyelesaikannya!
Tangtang
Kau berutang nyawa kepada Geng ... dan juga kepadaku.
R
Ruan Yi
Aku tak pantas menerima pengertianmu ....
R
Ruan Yi
Tapi, ini satu-satunya kesempatanku untuk balas dendam kepada Wuling .... Aku tak mau melewatkannya.
R
Ruan Yi
Salahkan dirimu sendiri karena pilih orang yang salah, Ardashir!
S
Suara Ardashir (Ardashir)
Kau belum siap. Kau akan mati di sini.
R
Ruan Yi
... HAH!
R
Ruan Yi
Ketua, tinggalkan tempat ini.
Tangtang
... Kali ini aku terpaksa menolak.
R
Ruan Yi
Ardashir benar. Kau datang juga ....
Tangtang
Kau menjerumuskan Geng ke dalam perang!
Tangtang
Kau membiarkan Landbreaker merebut Kampung kita!
Tangtang
Kau ... mengkhianati kami ....
Tangtang
Ini rumahku! Kau satu-satunya keluarga yang kumiliki!
R
Ruan Yi
Setelah aku menguasai kekuatan ini ....
Tangtang
Lenganmu ...!
R
Ruan Yi
... Tadinya aku berharap kalian bisa bawa Tangtang pergi jauh dari sini.
S
Suara Ardashir (Ardashir)
Tinggalkan dendammu. Ikuti aku. Kau terpilih untuk misi yang lebih besar ....
Langkah
1 Operasi selesai, Talos-II bisa dijelajahi lebih lanjut
Dialog lain
88 Dialog naskah yang tidak terikat ke langkah misi tertentu.
Tangtang
Berani-beraninya dia ...? Memangnya dia tahu apa yang terbaik untukku? Bisa-bisanya dia lari begitu saja dari semuanya ...?
Tangtang
Dia ketakutan ... sampai detik terakhirnya ....
Chen Qianyu
Mungkin cuma perasaanku, Perlica, tapi Ruan Yi .... Entah kenapa aku merasa dia menyerah pada saat terakhirnya ....
Perlica
Tangtang ... kita harus pergi.
Tangtang
Boleh aku sendiri dulu sebentar?
Endministrator
Kami akan menunggumu.
Tangtang
Kenapa ...? Hujannya sudah lama reda .... Kenapa tetap ingin balas dendam saat matahari sudah bersinar ...?
Perlica
... Semoga setelah hari ini, orang Kampung Benteng dan orang Wuling bisa melupakan kejadian itu.
Tangtang
Sejauh yang kuingat, dia selalu menyayangi dan memperhatikan semua orang di Geng Kampung ....
Tangtang
Itu bukan pura-pura, aku yakin itu nyata!
Tangtang
Aku cuma ... aku cuma tak paham kenapa dia harus menyeret semua orang ... dan nekat menjalankan rencana balas dendamnya ....
Endministrator
“Percayalah kepadaku. Karena aku akan selalu ada di pihakmu.”
Endministrator
Atau jangan-jangan Ketua kita lupa akan janji yang dibuatnya?
Tangtang
... Aku ini Ketua Kampung Benteng Qingbo. Kalau sudah janji, pasti kutepati!
Tangtang
Tapi ... tapi kalau dia benar-benar berubah ... atau selama ini ternyata membohongiku ....
Tangtang
Apa yang harus kulakukan?
Tangtang
......
Chen Qianyu
Endmin ....
Endministrator
Jangan cemas. Biar kutangani.
Tangtang
Hooo ....
Tangtang
Iya! Terima kasih ... Endmin.
Tangtang
Kalau semua ini demi balas dendam ... mungkin aku juga harus ikut bertanggung jawab.
Chen Qianyu
... Tangtang?
Tangtang
... Aku memang anak adopsi, tapi Kakakku itu anak kandung ayahku.
Tangtang
Keadaan di Kampung Benteng Qingbo sepuluh tahun lalu benar-benar buruk. Ada yang sampai meninggal karena kelaparan.
Tangtang
Kakak dan ayahku ... mempertaruhkan segalanya demi aku dan semua orang ... dengan menjarah konvoi perbekalan Wuling.
Tangtang
Penjarahan konvoi biasanya cuma berujung pada perkelahian kecil! Tapi, para Tianshi .... Mereka sangat terpengaruh oleh bencana di Zona Eksklusi ....
Tangtang
Malam itu sedang hujan, dan semuanya nyaris tak kelihatan .... Ayah tak sengaja kena ....
Tangtang
Saat itulah mataku terluka ....
Tangtang
Sudah bertahun-tahun berlalu, tapi aku sama sekali tak tahu perasaannya .... Kakakku tak pernah melupakan malam di tengah hujan itu.
Endministrator
Hei, Ketua Agung. Masih ingat ini?
Tangtang
Ini ... ini Sertifikat Tangtang dariku ...?
Endministrator
Aku ingin menukarnya sekarang juga dengan satu janji darimu.
Tangtang
... Aku paham.
Tangtang
Topeng Gelap! Sebagai Ketua Kampung Benteng Qingbo, aku harus tangani urusan ini!
Tangtang
Ayo temui dia ....
Chen Qianyu
Misi balas dendam Ruan Yi, konflik antara Qingbo dan Wuling .... Apa semua ini memang sekadar sisa-sisa dari bencana masa lalu?
Perlica
Endmin, kau masih memikirkan Ruan Yi?
Chen Qianyu
Apa sih sebenarnya yang mereka incar?
Perlica
Kepergian Ruan Yi membuat hidupnya makin berat—begitu juga bagi Kampung Benteng Qingbo.
Chen Qianyu
... Kita juga masih harus berurusan dengan Nefarith dan Ardashir.
Perlica
Aku tak bisa menilai bagaimana dendam bisa membutakan seseorang .... Bukan aku yang kehilangan keluarga atau teman.
Perlica
Sepuluh tahun lalu ..... Bencana itu terjadi bertepatan dengan Ekspedisi Kutub. Itu juga saat terakhir kali kau terbangun, Endmin.
Perlica
Duka yang ditanggung Tangtang mungkin lebih besar dari yang terlihat ....
Perlica
Tindakan gegabah Ruan Yi malah membuatnya terbunuh dan memecah belah Kampung Benteng.
Perlica
Terlalu banyak orang yang tersakiti oleh tindakannya, terutama orang-orang yang percaya dan menyayanginya.
Perlica
Ada kalanya melindungi orang yang kita sayangi itu jauh lebih sulit, dan jauh lebih mulia, daripada menghancurkan segalanya karena amarah.
Perlica
Tapi, Nefarith tanpa ragu memanfaatkan amarahnya. Dia berhasil mengambil alih Kampung Benteng Qingbo tanpa perlu turun tangan langsung.
Perlica
Aku sangat paham betapa sulitnya keadaan bagi seluruh Sentrapolis ....
Perlica
Bencana membuat orang putus asa. Banyak tragedi seperti yang dialami Ruan Yi terjadi di seluruh Sentrapolis.
Perlica
Tapi, Ruan Yi memilih untuk menjalankan balas dendamnya—dan malah menyakiti lebih banyak orang. Aku tak bisa membenarkan tindakannya.
Perlica
Masa depan yang kita perjuangkan dengan susah payah ... tak boleh dibangun di atas lingkaran kekerasan yang tak berujung.
Perlica
Jaga dia baik-baik, Endmin.
N
Nefarith
Semua sudah siap?
A
Ardashir
Tak ada yang perlu dipersiapkan.
A
Ardashir
Kendalikan anak buahmu.
A
Ardashir
Tujuan kita bukan pembunuhan. Penonaktifan Bendungan Xiranite sudah cukup untuk menyelesaikan misi kita.
A
Ardashir
Akan segera kuselesaikan. Aku tak tahan melihat ekspresi itu lagi di wajah Endmin.
N
Nefarith
Baiklah. Aku bisa membuka Celah Raksasa kapan saja.
?
Lubang peluru saat Ruan Yi melatih Tangtang menggunakan meriam tangan itu tetap membekas hingga bertahun-tahun, tapi kini salah satu dari kakak beradik itu telah tiada.
?
Saat Tangtang menjadi Ketua Kampung Benteng, Ruan Yi juga memberinya meriam tangan milik ayahnya.
?
Dia berharap Tangtang bisa melindungi Geng Kampung Benteng dengan senjata itu, dan Tangtang telah menepati janjinya ....
Tangtang
Ayo temui dia ....
Tangtang
Iya! Terima kasih ... Endmin.
Perlica
Dia sangat butuh dukungan kita sekarang.
Tangtang
Kenapa melakukan kesalahan sebodoh itu, Kak?
R
Ruan Yi
Ini ... perjuanganku yang terakhir.
R
Ruan Yi
Wuling ... harus dihukum.
Chen Qianyu
Aku ingin tahu keadaan Tangtang ....
Perlica
Beri dia waktu. Dia sedang menghadapi banyak hal ....
Perlica
Kepergian Ruan Yi .... Masa depan Kampung Benteng Qingbo .... Relasi mereka dengan Wuling ... dan kita.
Chen Qianyu
Endmin, aku agak khawatir tentangnya. Mungkin sebaiknya kita ke sana.
Chen Qianyu
Tangtang ...? Dia sudah tak ada di sini ....
Perlica
......
R
Ruan Yi
Kau kembali lagi?
R
Ruan Yi
Kau tak akan bisa menghentikanku!
R
Ruan Yi
... Hrruuggh .... Hrruuggh .... Hujan .... Hujannya ....
R
Ruan Yi
Hrugghh ... ENYAHLAH!
Chen Qianyu
Serangan kita bahkan tak melukainya! Tubuhnya terbuat dari apa sih?!
Perlica
Arahkan semuanya ke titik lemahnya!
Perlica
Murnikan semua cabang itu dengan Xiranite! Lindungi Mata Air Leluhur!
Perlica
Cari celah pertahanannya!
Chen Qianyu
Gunakan energi Xiranite! Jatuhkan dia!
Chen Qianyu
Pertahanannya terbuka! Sekarang saatnya!
Chen Qianyu
Coba gunakan energi Xiranite! Pasti berhasil!
Chen Qianyu
Berhasil!
Chen Qianyu
Kita berhasil! Coba lihat apa lagi yang bisa dilakukannya!
Chen Qianyu
Energi Xiranite membuatnya terpojok!
Dialog interaktif
18 Dipicu dengan berinteraksi dengan objek adegan (objek adegan ×1); hanya diputar jika pemain berinteraksi.
A
Ardashir
Aku berniat memberikan penghormatan terakhir kepada seorang teman yang gugur.
A
Ardashir
Kau tak memercayaiku ....
Perlica
Jangan terlalu memaksanya. Kita harus percaya kepadanya.
Chen Qianyu
Iya, Tangtang tak akan meninggalkan Kampung Benteng .... Para pengikut Ruan Yi juga pasti sedang kalang kabut.
Perlica
Ayo pergi. Kita harus melaporkan situasi di sini kepada Mi Fu dan Tianshi Zhuang. Setelah itu ....
Chen Qianyu
Ardashir!
Chen Qianyu
Justru ini terjadi gara-gara kau!
A
Ardashir
Bagaimana pandanganmu tentang aku saat ini?
A
Ardashir
Sok tahu? Licik? Kejam? Dalang jahat di balik semua ini?
A
Ardashir
Apa pun anggapanmu, aku akan menerimanya.
A
Ardashir
Sekarang, kita berada di pihak yang berlawanan. Apa pun yang kukatakan pasti akan dianggap cari-cari alasan saja.
A
Ardashir
Kalau dua faksi yang dipenuhi kebencian saja hampir tak bisa saling memahami, apalagi antara pemangsa dan mangsa, atau pencipta dan ciptaannya?
A
Ardashir
Maafkan aku, Endministrator. Aku akan terus menentangmu, dan siapa pun yang kausayangi mungkin akan menjadi targetku.
A
Ardashir
Tapi, percayalah bahwa ....
A
Ardashir
... setiap tindakanku ini adalah demi kelangsungan Peradaban.
Tangtang
Aku ... aku tak tahu harus bilang apa kepadamu ... Kukira aku sudah siap, tapi ....
Tangtang
Beri aku sedikit waktu lagi .... Aku harus bereskan kekacauan yang disebabkan Kakak ... dan membantu Gengku di Kampung Benteng.
Tangtang
Maaf, Topeng Gelap. Kau sudah banyak membantuku, tapi aku terus melanggar janji ....